Tips Ride Safe, Ride Smart

January 12, 2014  |   Tips   |   2,774 views  |   1 Comment

tipsBerkendara sepeda motor bagi kebanyakan orang bukanlah hal yang sulit. Mereka bisa langsung duduk, memutar kunci kontak, menekan kopling, menginjak pedal persneling, memutar gas, melepas kopling dan melaju di jalanan. Tapi untuk berkendara dnegan baik, benar dan aman mungkin tidak lebih sepuluh persen dari jumlah pengendara motor di Indonesia yang mampu melakukannya.

Penyebab tingginya kecelakaan di jalan raya, disebabkan karena kurangnya pengetahuan pengendara, kurang mengenal karakteristik motor yang dikendarai serta tidak mempersiapkan diri secara baik. Akibatnya adalah tingginya kecelakaan yang diderita dan disebabkan oleh pengendara motor. Berikut tips cara mengendarai sepeda motor yang baik :

Pertama, Bagi para pengendara sepeda motor mutlak melengkapi diri dengan perlengkapan keselamatan sebelum berkendara. Perlengkapan itu meliputi helm yang sesuai standar keselamatan, jaket, sarung tangan tebal, serta sepatu yang tingginya mampu menutupi mata kaki.

Saat mulai akan berkendara, pastikan ukuran tekanan ban depan dan belakang sesuai. Karena laju sepeda motor yang tidak seimbang akan berbahaya saat melakukan pengereman mendadak. Kondisi sepeda motor bisa dikatakan prima jika fungsi mekanik yang meliputi mesin, rem, hingga lampu-lampu sempurna,maka tahapan awal untuk berkendara dengan aman sudah terpenuhi.

Tahapan berikut adalah saat berkendara. Kendala yang biasa ditemui para pengendara motor adalah saat melakukan maneuver di tikungan. Untuk menikung, tidak hanya memutar setang kearah yang dituju atau mencondongkan badan ke kiri atau ke kanan. Pengendara harus memposisikan sepeda motor dengan mempertimbangkan lebar motor, yang tujuannya saat menikung pengendara tetap mampu melihat belokan yang dituju.

Menjelang tikungan, kurangi kecepatan dan mulai mengerem. Pindahkan persneling dengan memilih gigi yang lebih rendah guna menghindari pindah gigi di tengah-tengah tikungan. Gunakan rem, tepat sebelum sampai titik belokan dan akhiri pengereman sampai kecepatan yang cukup rendah. Saat tiba di titik belokan, injak kuat-kuat pedal kaki pada sisi kearah tujuan belokan sambil membanting kemudi secepat mungkin dengan tetap menjaga posisi kepala tetap horizontal.

Kendala lain yang sering ditemui adalah saat melakukan pengereman. Masih banyak para pengendara yang menggunakan rem belakang lebih banyak dibandingkan rem depan. Padahal, dengan cara tersebut, sepeda motor dapat mengalami sliding yang berakibat fatal bagi pengendarannya.

Dalam proses pengereman mendadak atau darurat, gunakan rem depan dan tekan habis tuas kopling (bagi motor yang menggunakan). Gunakan rem belakang segera setelah rem depan. Hal ini untuk menekan gaya gravitasi yang dihasilkan dari gerakan motor.

Tempelkan lutut pada tangki atau tekan kaki pada foot step guna menahan laju tubuh ke arah depan. Kurangi gigi sambil tetap menggenggam tuas kopling agar mesin dapat membantu proses pengereman.

Salam semakin di depan

Info@yamaha-kaltim.co.id

640true
dots
under
74true
false
800none
  • 5000
    fade
    false
    60
    bottom
    30

    MIO J

  • 5000
    fade
    false
    60
    bottom
    30

  • 5000
    random
    false
    60
    bottom
    30

    Slide8


1 komentar keren

  • jaket bikers

    August 30th, 2015 on 11:25 pm

    Terima kasih admin artikelnya sangat bermanfaat untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya berkendara dengan safety..









Related Posts

312true dots bottomright 233true true 800none
  • 4000 fade false 60 bottom 30
    MIO J
  • 4000 fade false 60 bottom 30
    MIO 10 TAHUN
  • 4000 fade false 60 bottom 30
    MOTOR INJEKSI = YAMAHA
  • 4000 fade false 60 bottom 30
    JUPITER Z1
Lihat Postingan Lainclose