Ajarkan soal Mesin Sekaligus Peringatkan Kasus Tabrakan AQJ

September 20, 2013  |   Events,News   |   1,731 views  |   0 Comment

20130919_092936Yamaha, Terdepan Penjualan Juga CSR ke Para Siswa

Slogan “Semakin di Depan” kian tak terbendung. Mengeluarkan banyak varian unggulan, Yamaha kian melesat meninggalkan pesaingnya. Hingga semester kedua, tepatnya Agustus tahun ini penjualan sudah mencapai 56.000 unit di Kaltim–dengan target sampai Desember 87.500.

YA, adalah Mio, sebuah jenis motor matic yang laris manis di awal munculnya di Indonesia. Momentum itu pula jaringan matic mewabah ke sejumlah merek motor lain. Mio mengilhami jika matic sangat diterima oleh semua kalangan. Meski sasaran utama adalah remaja yang menginjak 17 ke atas. Akan tetapi nyatanya ibu-ibu, wanita kantoran, hingga bapak-bapak terpikat bentuk dan kenyamanannya.
Bahkan penjualan Mio belum dikalahkan jenis motor lain. “Dalam memasarkan, hingga sekarang varian Mio J series masih menduduki 50 persen market share,” ungkap Branch Manager PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) Yamaha Kaltim E Aryanto DS.
Untuk jenis Mio terdiri dari Mio, Mio GT, Soul GT, J FI, J CW FI, J CW Teen FI. Namun kontribusi penjualan matic, totalnya 51 persen, lantaran juga diisi Fino serta X Ride. Sedangkan motor bebek seperti Jupiter Z dan lain-lain memberi pemasukan 30 persen. Disusul sport, ada Byson menyentuh 19 persen.
Dikatakan Aryanto, Yamaha terus menggenjot penjualan, di mana target diyakini tercapai melihat animo masyarakat Kaltim. Terlebih dari beberapa kantong daerah pemasukan, Samarinda kini berhasil menyumbang 20 persen penjualan. Selanjutnya Tenggarong 18 persen. Kemudian Balikpapan 15 persen, Tanah Grogot 11 persen. Sisanya terbagi di beberapa kabupaten dan kota lain. “Dan diukur penjualan motor Yamaha, ada kenaikan 10 persen dibanding tahun lalu,” ungkapnya.
Menurut survei dan kesan konsumen, diakui Aryanto, kelebihan Yamaha adalah dari segi ketahanan motor. Merek yang ditunggangi Valentino Rossi di Moto GP ini lebih tangguh dibanding keluaran lain. Bandelnya mesin membuat remaja terkesima. Bukti lain adalah kelompok bebek Jupiter Z merupakan kendaraan “kuda besi” yang banyak dipakai di balapan resmi nasional.Tidak dipungkiri Jupiter Z acap memenangi race mulai juara satu hingga tiga. Inilah alasan performa Yamaha untuk tingkat nasional saja sudah tidak diragukan. Tarikan kontan membuat remaja menggandrungi keluaran Yamaha. Di samping itu kesiapan bengkel melayani maksimal jadi pembeda.

Yamaha sebenarnya tidak melulu memikirkan penjualan. Program corporate social responsibility (CSR) sangat diutamakan. Ini terlihat bagaimana Yamaha menggandeng SMK 1 melakukan praktek langsung di Dealer Surya Terang Abadi Sepinggan, kemarin.
Diwakili 32 siswa serta beberapa guru, Yamaha memberi motivasi. Dibuka oleh Aryanto, siswa tersebut diberi pembekalan bagaimana proses menuju keberhasilan. Dirinya menggambarkan, Yamaha yang mulanya cuma membuat piano, kini sukses merajai sepeda motor. Sebuah tingkatan di mana kerja keras dibalut disiplin mampu mewujudkan mimpi besar.
“CSR ini juga tujuannya kami ingin mendekatkan lagi Yamaha bersama generasi muda,” paparnya. Ia melanjutkan, kegiatan CSR juga rutin dilaksanakan perusahaannya. Dan ia juga membuka peluang sebesar-besarnya bagi lulusan SMK untuk berjenjang karier mengembangkan Yamaha. Regenerasi konkret membawa dampak positif bagi kemajuan perusahaan itu sendiri.
“Kami juga mengenalkan produk Yamaha. Juga ada pengenalan mesin. Tentunya ini korelasi dengan pembelajaran di sekolah,” imbuhnya. Terpenting, di sesi pengenalan kendaraan motor, Yamaha memberikan cara safety riding yang baik dan benar. Kasus tabrakan hingga menyebabkan kematian di jalan belakangan marak. Paling anyar adalah tabrakan kasus anak musisi kondang Tanah Air Ahmad Danni berinisial AQJ.
Pelajaran yang berguna bagi, remaja khususnya mereka yang baru mengenal berkendara. Membudayakan Safety Riding wajib dijalankan. Keadaan yang sangat tidak mengenakan akibat para pengendara yang tidak mematuhi prosedur. Menciptakan Safety Riding harus dijadikan suatu budaya. Intinya dibutuhkan suatu proses yang berkesinambungan agar Safety Riding dapat menjadi budaya di masyarakat.

Penerapan Safety Riding ini telah diatur dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada BAB XI Pasal 203 Ayat 2 huruf a yang berbunyi: Untuk menjamin Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ditetapkan rencana umum nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Meliputi penyusunan program nasional kegiatan Keselamatan dan Angkutan Jalan.

Adapun penjelasan dari pasal 203 Ayat 2 huruf a yaitu bahwa program nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di antaranya yaitu tentang Cara Berkendara dengan Selamat (Safety Riding). Berdasarkan hal tersebut, jadi jelas bahwa penerapan Safety Riding merupakan Program Nasional yang harus didukung penuh dan laksanakan demi terciptanya keselamatan dan keamanan di jalan raya, Liputan,.EDWIN IRAWAN

 

20130919_135713

Salam semakin di depan

Info@yamaha-kaltim.co.id

640true
dots
under
74true
false
800none
  • 5000
    fade
    false
    60
    bottom
    30

    MIO J

  • 5000
    fade
    false
    60
    bottom
    30

  • 5000
    random
    false
    60
    bottom
    30

    Slide8










Related Posts

312true dots bottomright 233true true 800none
  • 4000 fade false 60 bottom 30
    MIO J
  • 4000 fade false 60 bottom 30
    MIO 10 TAHUN
  • 4000 fade false 60 bottom 30
    MOTOR INJEKSI = YAMAHA
  • 4000 fade false 60 bottom 30
    JUPITER Z1
Lihat Postingan Lainclose